Big Data adalah sebuah teknologi baru di dunia teknologi informasi
dimana memungkinan proses pengolahan, penyimpanan dan analisis data
dalam beragam bentuk/format, berjumlah besar dan pertambahan data yang
sangat cepat. Pengolahan dan analisis data dalam jumlah sangat besar ini
memerlukan waktu yang relatif jauh lebih singkat dengan menggunakan Big
Data dibanding teknologi data sebelumnya, misalnya. database relational
seperti MySQL.
Ciri-ciri data yang ditangani oleh Big Data:
- Jumlah nya sangat besar (Volume). Biasanya ukuran total data dalam terabytes keatas.
- Pertumbuhan data sangat cepat (Velocity) sehingga data bertambah dalam jumlah yang sangat banyak dalam kurun waktu relatif singkat.
- Bentuk atau format datanya beraneka ragam (Variety). Format disini bisa berupa data dalam tabel-tabel relasional database seperti MySQL, file text biasa, File Excel atau bentuk apapun.
Pengertian Big Data?
Menurut (Eaton,
Dirk, Tom, George, & Paul) Big Data merupakan istilah yang berlaku untuk informasi yang tidak
dapat diproses atau dianalisis menggunakan alat tradisional.
Menurut (Dumbill, 2012) , Big Data adalah data yang melebihi
proses kapasitas dari kovensi sistem database yang ada. Data terlalu besar dan
terlalu cepat atau tidak sesuai dengan struktur arsitektur database yang ada.
Untuk mendapatkan nilai dari data, maka harus memilih jalan altenatif untuk
memprosesnya.
Big Data
mengacu pada dataset yang ukurannya diluar kemampuan dari database software tools
untuk meng-capture, menyimpan,me-manage dan menganalisis. Definisi ini sengaja
dibuat subjective agar mampu digabungkan oleh definisi Big Data yang masi belum
ada baku. Ukuran big data sekitar beberapa lusin TeraByte sampai ke beberapa
PetaByte tergantung jenis Industri.
Contoh Studi Kasus Penggunaan Analisis Big Data
Dalam implementasinya, penerapan analisis big data
cocok untuk berbagai bidang bisnis. Berikut ini saya coba listing-kan beberapa
contoh studi kasus penggunaannya :
1.
Lembaga keuangan dapat menggunakan analisis big
data agar cepat mengidentifikasi potensi penipuan sebelum menjadi besar
efeknya, sehingga meminimalkan resiko kerugian secara finansial.
2.
Pemerintahan dapat manfaatkan analisis big data
untuk meningkatkan keamanan negara dengan mampu mendeteksi, mencegah dan
melawan serangan cyber.
3.
Industri kesehatan dapat menggunakan analisis
terhadap big data untuk meningkatkan layanan perawatan pasien dan menemukan
cara yang lebih baik untuk mengelola sumber daya dan personil.
4.
Perusahaan telekomunikasi dapat memanfaatkan
analisis big data untuk mencegah churn pelanggan, dan juga merencanakan
cara terbaik untuk mengoptimalkan jaringan nirkabel baik yang baru maupun yang
sudah ada.
5.
Marketing dapat menggunakan big data untuk
melakukan analisis sentimen untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan
terhadap produk dan layanan yang dipasarkan.
6.
Perusahaan asuransi dapat menggunakan analisis big
data untuk mengkategorikan pengajuan asuransi yang dapat segera diproses, dan
mana yang perlu divalidasi dengan dilakukan kunjungan oleh agen asuransi.
7.
Perusahaan ritel dapat menggunakan informasi dari
social media seperti Facebook, Twitter, Google+ yang disimpan dengan teknologi
big data, yang selanjutnya digunakan untuk menganalisis bagaimana perilaku,
persepsi pelanggan terhadap suatu produk atau brand dari perusahan.
Tertarik untuk melakukan penelitian di bidang Big Data, silahkan download di SINI dan disini dan disini lagi
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.